Minggu, 20 November 2016

Manfaat Buah Mentega


Di SMA NEGERI 3 BOYOLALI pohon mentega tumbuh dengan baik. Buah mentega yang sudah matang akan jatuh. Tak sedikit siswa yang mencicipi buah mentega yang sudah matang tersebut. Walaupun begitu, buah mentega ini masih banyak yang terbuang sia-sia. Sebelum kita mengetahui manfaatnya kita terlebih dahulu mengetahui kandungan gizinya. Berikut adalah kandungan gizi dari buah mentega:
Ø  Protein
Ø  Lemak
Ø  Karbohidrat
Ø  Serat
Ø  Kalsium
Ø  Fosfor
Ø  Zat besi
Ø  Vitamin A
Ø  Vitamin C
Ø  Tiamin
Ø  Riboflavin
Berikut ini manfaat dari buah mentega diantaranya adalah:
1.      Menjaga Kesehatan Kulit.
2.      Obat untuk Osteoporosis dan Arthritis
3.      Terhindar dari Penyakit Kronis
4.      Pencegahan Infeksi Jamur
5.      Membangun Sistem Kekebalan Tubuh
6.      Membantu Diet Sehat
7.      Membantu Pertumbuhan Otak Anak.
8.      Kaya Vitamin A
9.      Memerahkan dan Melembabkan Bibir.
10.  Sebagai Masker Wajah
11.  Menguatkan Tulang
12.  Meningkatkan Stamina

TIPS SUKSES BELAJAR DI SMA




1.       Motivasi atau Dorongan, tips ini dilakukan dengan maksud mengetahui kegunaan motivasi yang akan tumbuh dari diri sendiri. Selain itu juga belajar tidak dapat mendapatkan hasil yang memuaskan manakala tidak ada motivasi.
2.       Konsentrasi, ini sangat dibutuhkan karena belajar harus memahami, menganalisis, menghafal dll, maka membutuhkan situasi yang mendukung. Ada dua macam, yaitu:
a.       Dari dalam diri sendiri dalam arti pikiran terpusat pada yang dipelajari dan fokus.
b.      Dari luar atau lingkungan, seperti jauh dari keramaian, ruang yang memadai, pencahayaan yang cukup dan rapi.
3.       Akuisisi adalah apa yang dipelajari diakui kebenarannya, dan segala sesuatu yang dipelajari dan diyakini membawa manfaat.

Teknik Pembuatan Kompos

       Berikut ini cara pembuatan pupuk  yang ramah lingkungan yaitu pupuk kompos yang berasal dari sampah tanam-tanaman.dan sampah rumah tangga  Karena sampah tanam-tanaman dan sampah rumah tangga kalau di biarkan akan menimbulkan penyakit, maka sampah tersebut akan di jadikan Pupuk Kompos yang tadinya sampah sekarangf jadi pupuk.
Caranya  :
 1.    Kumpulkan sampah  500 kg  yang organik dan nonorganik sampah
 2.   Sampah sampah ini di potong kecil-kecil baik secara manual maupun memakai  mesin pemcacah sampah 
 3.   Sampah yang terpotong kecil dicampur dedak 1 kg hingga rata ,
 4.  Setelah itu masukkan   20 mm EM 4 yang merupakan bakteri Fermentasi dan di campur dengan 20 mm Molase dan air tanah, air tanah mutlak diperlukan karena mempertahan kan mikroba yang diperlukan untuk kesuburan tanaman, campuran bahan kimia tersebut dipercikkan kedalam sampah yang bercampur dedak, kelembaban sampah harus dijaga hingga mencapai 40 % kandungan air.
 5.   Setelah selesai sampah di masukkan kedalam tong/karung selama 5 hari dengan kondisi suhu sampah 500° C setelah dua hari kemudian sudah terjadi Fermentasi dan pupuk kompos telah siap di gunakan . Sampah harus terlindung dari hujan dan sengatan matahari jika di taruh dalam ketinggian maksimal 40 cm maka sampah akan berubah jadi pupuk Kompos
 6.   Kompos siap untuk dipakai

Konsep 5 R dalam Lingkungan

Cara Menerapkan
           Konsep  5 R sendiri berasal dari 5 kata dalam bahasa Inggris yaitu Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan kembali), Recycle (Mendaur Ulang), Replace (Menggunakan kembali) dan Replant (Menanam Kembali).
Berikut ini dijelaskan tentang konsep 5 R:

 1.     Recycle

 Recycle atau mendaul ulang adalah kegiatan mengolah kembali atau mendaur ulang. Pada perinsipnya, kegitan ini memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk dapat digunakan lebih lanjut. Contohnya adalah memanfaatkan dan mengolah sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos.

 2.     Reuse

 Reuse atau penggunaan kembali adalah kegiatan menggunakan kembali material atau bahan yang masih layak pakai. Sebagai contoh, kantong plastik atau kantng kertas yang umumnya didapa dari hasil kita berbelanja, sebaiknya tidak dibuang tetapi dikumpulkan untuk digunakan kembali saat dibutuhkan. Contoh lain ialah menggunakan baterai isi ulang.

 3.     Reduce

 Reduce atau Pengurangan adalah kegiatan mengurangi pemakaian atau pola perilaku yang dapat mengurangi produksi sampah serta tidak melakukan pola konsumsi yang berlebihan. Contoh menggunakan alat-alat makan atau dapur yang tahan lama dan berkualitas sehingga memperpanjang masa pakai produk atau mengisi ulang atau refill produk yang dipakai seperti aqua galon, tinta printer serta bahan rumah tangga seperti deterjen, sabun, minyak goreng dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi potensi bertumpuknay sampah wadah produk di rumah Anda.

 4.     Replace

 Replace atau Penggantian adalah kegiatan untuk mengganti pemakaian suatu barang atau memakai barang alernatif yang sifatnya lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali. Upaya ini dinilai dapat mengubah kebiasaan seseorang yang mempercepat produksi sampah. Contohnya mengubah menggunakan kontong plastik atau kertas belanjaan dengan membawa tas belanja sendiri yang terbuat dari kain.

 5.      Replant

          Replant atau penamanan kembali adalah kegiatan melakukan penanaman kembali. Contohna melakukan kegiatan kreatif seperti membuat pupuk kompos dan berkebun di pekarangan rumah. Dengan menanam beberapa pohon, lingkungan akanmenjadi indah dan asri, membantu pengauran suhu pada tingkat lingkungan mikro (atau sekitar rumah anda sendiri), dan mengurnagi kontribusi atas pemanasan global.

 Dengan menerapkan konsep 5 R yang telah dibahas, kita dapat ikut serta dalam melestarikan dan memelihara lingkungan agar tidak rusak atau tercemar.

Pengertian dan Tujuan Adiwiyata

  1.   Pengertian Adiwiyata
            Sekolah adiwiyata adalah Sekolah yan peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah. Dengan adanya program adiwiyata diharapkan seluruh masyarakat di sekitar sekolah agar dapat menyadari bahwa lingkungan yang hijau adalah lingkungan yang sehat bagi kesehatan tubuh kita. ADIWIYATA berasal dari 2 kata sansekerta yaitu ADI dan WIYATA. Adi sendiri mempunyai arti yaitubesar, agung, baik, ideal atau sempurna. Sedangkan Wiyata mempunyai arti tempat dimana seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan, norma dan etika. ADIWIYATA artinya tempat yang besar, agung, baik dan indah yang dimana tempat itu digunakan oleh seseorang untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, norma, dan etika.

    2. Tujuan Adiwiyata
 Tujuan Umum
 Membentuk sekolah peduli dan berbudaya lingkungan yang mampu berpartisipasi dan melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan  bagi kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang
Tujuan Khusus
 Mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan melalui tata kelola sekolah yang baik untuk untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

     3.  Prinsip-prinsip Dasar Program Adiwiyata
 1.     Partisipatif
Komunitas sekolah terlibat dalam manjemen yang meliputi keseluruhan  proses  perencanaan,  pelaksanaan, dan evaluasi sesuai tanggung jawab dan peran.
 2.     Berkelanjutan
Seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara  komprehensif.
        3       Komponen Adiwiyata
Untuk mencapai tujuan Adiwiyata ada empat komponen program yang  merupakan satu kesatuan yang utuh.
  1. Kebijakan Berwawasan
  2. Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan
  3. Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipasif
  4. Pengelolaan Sarana Pendukung Ramah Lingkungan

     4.  Keuntungan Program Adiwiyata
  1. Mendukung  pencapaian standar kompetensi/ kompetensi dasar dan standar kompetensi lulusan (SKL) pendidikan dasar dan menengah
  2. Meningkatkan efesiensi penggunaan dana operasional sekolah melalui penghematan dan pengurangan konsumsi dari berbagai sumber daya dan energi
  3. Menciptakan kebersamaan warga sekolah dan kondisi bejar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif
  4. Menjadikan tempat pembelajaran nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan bemar bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar
  5. Meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan dan pelestarian fungsi lingkungan sekolah

PERSIKKA SMA NEGERI 3 BOYOLALI



                PERSEKUTUAN SISWA KRISTEN KATOLIK ini adalah perkumpulan siswa-siswi Kristen dan Katolik yang ada di SMA Negeri 3 Boyolali. PERSIKKA juga tidak kalah sama organisasi lain. Walaupun anggotanya tidak sebanyak organisasi lain, tetapi PERSIKKA juga mengadakan acara loh seperti merayakan Paskah di luar kota, liburan natal, dan acara-acara yang berkaitan dengan hari besar mereka.

Minggu, 20 November 2016

Manfaat Buah Mentega

Diposting oleh Unknown di 02.16 0 komentar

Di SMA NEGERI 3 BOYOLALI pohon mentega tumbuh dengan baik. Buah mentega yang sudah matang akan jatuh. Tak sedikit siswa yang mencicipi buah mentega yang sudah matang tersebut. Walaupun begitu, buah mentega ini masih banyak yang terbuang sia-sia. Sebelum kita mengetahui manfaatnya kita terlebih dahulu mengetahui kandungan gizinya. Berikut adalah kandungan gizi dari buah mentega:
Ø  Protein
Ø  Lemak
Ø  Karbohidrat
Ø  Serat
Ø  Kalsium
Ø  Fosfor
Ø  Zat besi
Ø  Vitamin A
Ø  Vitamin C
Ø  Tiamin
Ø  Riboflavin
Berikut ini manfaat dari buah mentega diantaranya adalah:
1.      Menjaga Kesehatan Kulit.
2.      Obat untuk Osteoporosis dan Arthritis
3.      Terhindar dari Penyakit Kronis
4.      Pencegahan Infeksi Jamur
5.      Membangun Sistem Kekebalan Tubuh
6.      Membantu Diet Sehat
7.      Membantu Pertumbuhan Otak Anak.
8.      Kaya Vitamin A
9.      Memerahkan dan Melembabkan Bibir.
10.  Sebagai Masker Wajah
11.  Menguatkan Tulang
12.  Meningkatkan Stamina

TIPS SUKSES BELAJAR DI SMA

Diposting oleh Unknown di 02.10 0 komentar



1.       Motivasi atau Dorongan, tips ini dilakukan dengan maksud mengetahui kegunaan motivasi yang akan tumbuh dari diri sendiri. Selain itu juga belajar tidak dapat mendapatkan hasil yang memuaskan manakala tidak ada motivasi.
2.       Konsentrasi, ini sangat dibutuhkan karena belajar harus memahami, menganalisis, menghafal dll, maka membutuhkan situasi yang mendukung. Ada dua macam, yaitu:
a.       Dari dalam diri sendiri dalam arti pikiran terpusat pada yang dipelajari dan fokus.
b.      Dari luar atau lingkungan, seperti jauh dari keramaian, ruang yang memadai, pencahayaan yang cukup dan rapi.
3.       Akuisisi adalah apa yang dipelajari diakui kebenarannya, dan segala sesuatu yang dipelajari dan diyakini membawa manfaat.

Teknik Pembuatan Kompos

Diposting oleh Unknown di 02.08 0 komentar
       Berikut ini cara pembuatan pupuk  yang ramah lingkungan yaitu pupuk kompos yang berasal dari sampah tanam-tanaman.dan sampah rumah tangga  Karena sampah tanam-tanaman dan sampah rumah tangga kalau di biarkan akan menimbulkan penyakit, maka sampah tersebut akan di jadikan Pupuk Kompos yang tadinya sampah sekarangf jadi pupuk.
Caranya  :
 1.    Kumpulkan sampah  500 kg  yang organik dan nonorganik sampah
 2.   Sampah sampah ini di potong kecil-kecil baik secara manual maupun memakai  mesin pemcacah sampah 
 3.   Sampah yang terpotong kecil dicampur dedak 1 kg hingga rata ,
 4.  Setelah itu masukkan   20 mm EM 4 yang merupakan bakteri Fermentasi dan di campur dengan 20 mm Molase dan air tanah, air tanah mutlak diperlukan karena mempertahan kan mikroba yang diperlukan untuk kesuburan tanaman, campuran bahan kimia tersebut dipercikkan kedalam sampah yang bercampur dedak, kelembaban sampah harus dijaga hingga mencapai 40 % kandungan air.
 5.   Setelah selesai sampah di masukkan kedalam tong/karung selama 5 hari dengan kondisi suhu sampah 500° C setelah dua hari kemudian sudah terjadi Fermentasi dan pupuk kompos telah siap di gunakan . Sampah harus terlindung dari hujan dan sengatan matahari jika di taruh dalam ketinggian maksimal 40 cm maka sampah akan berubah jadi pupuk Kompos
 6.   Kompos siap untuk dipakai

Konsep 5 R dalam Lingkungan

Diposting oleh Unknown di 02.06 0 komentar
Cara Menerapkan
           Konsep  5 R sendiri berasal dari 5 kata dalam bahasa Inggris yaitu Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan kembali), Recycle (Mendaur Ulang), Replace (Menggunakan kembali) dan Replant (Menanam Kembali).
Berikut ini dijelaskan tentang konsep 5 R:

 1.     Recycle

 Recycle atau mendaul ulang adalah kegiatan mengolah kembali atau mendaur ulang. Pada perinsipnya, kegitan ini memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk dapat digunakan lebih lanjut. Contohnya adalah memanfaatkan dan mengolah sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos.

 2.     Reuse

 Reuse atau penggunaan kembali adalah kegiatan menggunakan kembali material atau bahan yang masih layak pakai. Sebagai contoh, kantong plastik atau kantng kertas yang umumnya didapa dari hasil kita berbelanja, sebaiknya tidak dibuang tetapi dikumpulkan untuk digunakan kembali saat dibutuhkan. Contoh lain ialah menggunakan baterai isi ulang.

 3.     Reduce

 Reduce atau Pengurangan adalah kegiatan mengurangi pemakaian atau pola perilaku yang dapat mengurangi produksi sampah serta tidak melakukan pola konsumsi yang berlebihan. Contoh menggunakan alat-alat makan atau dapur yang tahan lama dan berkualitas sehingga memperpanjang masa pakai produk atau mengisi ulang atau refill produk yang dipakai seperti aqua galon, tinta printer serta bahan rumah tangga seperti deterjen, sabun, minyak goreng dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi potensi bertumpuknay sampah wadah produk di rumah Anda.

 4.     Replace

 Replace atau Penggantian adalah kegiatan untuk mengganti pemakaian suatu barang atau memakai barang alernatif yang sifatnya lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali. Upaya ini dinilai dapat mengubah kebiasaan seseorang yang mempercepat produksi sampah. Contohnya mengubah menggunakan kontong plastik atau kertas belanjaan dengan membawa tas belanja sendiri yang terbuat dari kain.

 5.      Replant

          Replant atau penamanan kembali adalah kegiatan melakukan penanaman kembali. Contohna melakukan kegiatan kreatif seperti membuat pupuk kompos dan berkebun di pekarangan rumah. Dengan menanam beberapa pohon, lingkungan akanmenjadi indah dan asri, membantu pengauran suhu pada tingkat lingkungan mikro (atau sekitar rumah anda sendiri), dan mengurnagi kontribusi atas pemanasan global.

 Dengan menerapkan konsep 5 R yang telah dibahas, kita dapat ikut serta dalam melestarikan dan memelihara lingkungan agar tidak rusak atau tercemar.

Pengertian dan Tujuan Adiwiyata

Diposting oleh Unknown di 02.04 0 komentar
  1.   Pengertian Adiwiyata
            Sekolah adiwiyata adalah Sekolah yan peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah. Dengan adanya program adiwiyata diharapkan seluruh masyarakat di sekitar sekolah agar dapat menyadari bahwa lingkungan yang hijau adalah lingkungan yang sehat bagi kesehatan tubuh kita. ADIWIYATA berasal dari 2 kata sansekerta yaitu ADI dan WIYATA. Adi sendiri mempunyai arti yaitubesar, agung, baik, ideal atau sempurna. Sedangkan Wiyata mempunyai arti tempat dimana seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan, norma dan etika. ADIWIYATA artinya tempat yang besar, agung, baik dan indah yang dimana tempat itu digunakan oleh seseorang untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, norma, dan etika.

    2. Tujuan Adiwiyata
 Tujuan Umum
 Membentuk sekolah peduli dan berbudaya lingkungan yang mampu berpartisipasi dan melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan  bagi kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang
Tujuan Khusus
 Mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan melalui tata kelola sekolah yang baik untuk untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

     3.  Prinsip-prinsip Dasar Program Adiwiyata
 1.     Partisipatif
Komunitas sekolah terlibat dalam manjemen yang meliputi keseluruhan  proses  perencanaan,  pelaksanaan, dan evaluasi sesuai tanggung jawab dan peran.
 2.     Berkelanjutan
Seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara  komprehensif.
        3       Komponen Adiwiyata
Untuk mencapai tujuan Adiwiyata ada empat komponen program yang  merupakan satu kesatuan yang utuh.
  1. Kebijakan Berwawasan
  2. Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan
  3. Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipasif
  4. Pengelolaan Sarana Pendukung Ramah Lingkungan

     4.  Keuntungan Program Adiwiyata
  1. Mendukung  pencapaian standar kompetensi/ kompetensi dasar dan standar kompetensi lulusan (SKL) pendidikan dasar dan menengah
  2. Meningkatkan efesiensi penggunaan dana operasional sekolah melalui penghematan dan pengurangan konsumsi dari berbagai sumber daya dan energi
  3. Menciptakan kebersamaan warga sekolah dan kondisi bejar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif
  4. Menjadikan tempat pembelajaran nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan bemar bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar
  5. Meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan dan pelestarian fungsi lingkungan sekolah

PERSIKKA SMA NEGERI 3 BOYOLALI

Diposting oleh Unknown di 01.55 0 komentar


                PERSEKUTUAN SISWA KRISTEN KATOLIK ini adalah perkumpulan siswa-siswi Kristen dan Katolik yang ada di SMA Negeri 3 Boyolali. PERSIKKA juga tidak kalah sama organisasi lain. Walaupun anggotanya tidak sebanyak organisasi lain, tetapi PERSIKKA juga mengadakan acara loh seperti merayakan Paskah di luar kota, liburan natal, dan acara-acara yang berkaitan dengan hari besar mereka.